Analisis sikap paradok yang dinyatakan oleh Mihaly:
1. Creative people have a great deal of physical energy, but they’re also often quiet and at rest.
Untuk memunculkan ide kreatif, sesorang tidak perlu harus diam dan beristirhat. Kadang-kadang hal yang bisa menjadi inspirasi bagi sesorang muncul dikala orang tersebut sedang melakukan aktivitas. Akan tetapi terkadang ide bisa muncul ketika seseorang sedang dalam keadaan diam dan dengan konsentrasi penuh.
2. Creative people tend to be smart yet naive at the same time.
Orang yang kreatif cenderung cepat tanggap dalam menemukan sesuatu hal, kemudian ide tersebut tidak di beritahu terlebih dahulu ke orang lain sebelum mereka yakin dengan ide mereka. Tidak semua orang kreatif yang pintar namun sederhana, beberapa dari mereka bersikap sebaliknya.
3. Creative people combine playfulness and discipline, or responsibility and irresponsibility.
Orang yang kreatif cenderung memiliki dua sikap yang bertolak belakang misalnya orang yang suka bermain mereka juga bisa menjadi disiplin. Disamping itu, banyak orang yang kreatif cenderung bertanggung jawab dan sebaliknya.
4. Creative people alternate between imagination and fantasy, and a rooted sense of reality.
Orang yang kreatif cenderung menggunakan imajinasi dan fantasinya dalam mencari ide. Imajinasi yang berelebihan malah dapat menjadi ide yang memiliki kualitas baik. Selain itu ide juga dapat di modifikasi dari melihat situasi yang telah terjadi.
5. Creative people trend to be both extroverted and introverted.
Orang yang kreatif terkadang selalu memikirkan dirinya sendiri dari pada orang lain, karena kalau tidak seperti itu, pemikirannya tidak akan terealisasi. Sebaliknya, terkadang untuk mendapatkan inspirasi, orang yang kreatif selalu mencari nya dengan besosialisasi, bertukar pikiran dan melihat kesulitan orang lain.
6. Creative people are humble and proud at the same time.
Orang yang kreatif sangat patut dibanggakan, karena disamping bisa mengeluarkan ide-ide kreatif yang dapat membantu, orang kreatif juga cenderung rendah hati.
7. Creative people, to an extent, escape rigid gender role stereotyping.
Orang yang kreatif cenderung tegas dan mempertahankan pemikiran-pemikiran yang mereka dapatkan. Pemikiran mereka sulit dipatahkan oleh suatu teori ataupun opini-opini yang dapat mematahkan pemikiran mereka.
8. Creative people are both rebellious and conservative.
Orang yang kreatif biasanya sukar diatur, mereka berjalan sesuai dengan kemauan mereka sendiri. Orang yang kreatif juga biasanya teliti dan hati-hati dalam menentukan sikap, apalagi sikap yang akan mempengaruhi pemikiran-pemikiran yang mereka punya.
9. Most creative people are very passionate about their work, yet they can be extremely objective about it as well.
Orang yang kreatif sangat berhasrat kuat dalam menjalani pekerjaannya, apalagi mereka tidak akan berhenti dan selalu mencari tahu apabila dikelilingi rasa penasaran. Ditambah lagi kalau mereka memiliki tujuan tertentu dapam pekerjaannya, mereka tidak akan berhenti sampai tujuan mereka tercapai.
10. Creative people’s openness and sensitivity often exposes them to suffering and pain, yet also to a great deal of enjoyment.
Orang yang kreatif sangat terbuka, apalagi jika ada orang yang ingin sharing dan bertukar pikiran dengan mereka. Mereka menganggap dengan sikap yang terbuka mereka bisa mengembangkan pemikiran mereka. Ditambah lagi dengan sikap keterbukaan mereka bisa mendapatkan ide dan pemikiran yang baru.